Skip to Content
Loading...
Lensa Guru
Lensa Guru
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Kehidupan Agraris dan Maritim di Indonesia

Apakah kalian pernah mendengar istilah agraris dan maritim? Kedua istilah tersebut sering dipakai untuk menggambarkan masyarakat di negara kita.

  • Masyarakat Agraris: Agraris berasal dari kata agrarius, yang berarti semua hal yang berhubungan dengan pertanian. Masyarakat agraris merupakan masyarakat yang bergantung pada hasil pertanian.
  • Masyarakat Maritim: Maritim berasal dari kata maritimus yang berarti semua hal yang berhubungan dengan laut. Masyarakat maritim menggantungkan hidupnya pada laut dan hasil laut.

Indonesia disebut sebagai bangsa agraris dan maritim karena masyarakatnya yang sebagian besar memiliki mata pencaharian di bidang pertanian dan kelautan. Hal ini disebabkan oleh bentuk alam dan letak Indonesia.

  • Alam di Indonesia cocok untuk digunakan untuk pertanian, membuat negara kita menjadi negara agraris. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya lahan pertanian dan melimpahnya hasil pertanian.
  • Indonesia berbentuk negara kepulauan, membuat wilayah laut tersebar luas. Laut luas ini membuat negara kita menjadi negara maritim. Dibuktikan dengan melimpahnya hasil perikanan.

1. Tradisi Bangsa Agraris di Indonesia

Bangsa Indonesia telah melakukan kegiatan pertanian sejak zaman dahulu. Banyak peninggalan-peninggalan sejarah yang membuktikan bahwa nenek moyang kita sudah bertani. Tidak hanya bangsa kita, bahkan bangsa lain seperti penjajah Eropa memanfaatkan pertanian bangsa kita kala itu untuk hasil bumi unggulan seperti tebu, kopi, dan teh.

Bukti Sejarah: Prasasti Tugu menceritakan pembangunan irigasi oleh raja Mulawarman dari Tarumanegara, membuktikan pertanian kita telah maju sejak jaman kerajaan Hindu-Buddha.

Sampai sekarang, kita dapat melihat bukti-bukti bahwa bertani tidak terpisahkan dari bangsa Indonesia. Bahkan, kita dapat menemui tradisi-tradisi agraris yang masih dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Tradisi-tradisi tersebut antara lain sebagai berikut:

  1. Tradisi Manganjab oleh Suku Batak: Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas panen, berdoa memohon kesuburan tanah, serta menjaga kelestarian alam. Tradisi ini dilakukan dengan mengurbankan kambing dan persembahan lain, kemudian dilanjutkan dengan santap bersama.
  2. Upacara Seren Taun oleh Suku Sunda: Upacara ini merupakan bentuk syukur dan doa masyarakat atas pertanian mereka selama satu tahun sebelumnya dan satu tahun kemudian. Puncak upacara Seren Taun adalah dengan menumbuk padi yang kemudian dibagikan kepada masyarakat dan digunakan sebagai benih. Dalam upacara ini juga terdapat hiburan dan kesenian.
  3. Tradisi Wiwitan oleh Suku Jawa: Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas panen padi. Tradisi ini dilakukan saat permulaan panen padi, kemudian dilanjutkan dengan menyajikan nasi gurih, ayam ingkung, telur, sayur gudangan, serta sambal kedelai hitam yang disantap bersama dan dibagikan kepada warga.

Masih terdapat banyak tradisi masyarakat agraris di Indonesia, dan setiap daerah tentu memiliki keunikan yang berbeda-beda.

2. Tradisi Bangsa Maritim di Indonesia

Karena letak dan bentuk Indonesia yang dikelilingi laut, masyarakat Indonesia menjadi masyarakat maritim. Sebagai negara maritim, masyarakat Indonesia memiliki tradisi yang berkaitan erat dengan laut.

Dalam sejarahnya, masyarakat Indonesia telah memanfaatkan laut bahkan sejak zaman dahulu. Banyak juga peninggalan sejarah yang membuktikan nenek moyang kita merupakan pelaut handal, seperti ditemukannya perahu prasejarah dan relief Candi Borobudur yang menggambarkan kapal, membuktikan bahwa bangsa Indonesia telah berlayar sejak zaman dulu.

Selain bukti sejarah, kita juga dapat melihat bukti tradisi maritim sampai sekarang yang berbeda-beda di tiap daerah, antara lain:

  1. Sedekah Laut di Cilacap: Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk syukur atas rezeki hasil laut yang didapat serta berharap keselamatan untuk para nelayan. Tradisi dilakukan dengan melarung jolen atau sesaji ke laut yang berisi berbagai hasil bumi.
  2. Petik Laut Muncar di Banyuwangi: Sebagaimana tradisi sedekah laut lainnya, tradisi ini dilakukan dengan melarung sesaji di laut diiringi kirab dan tarian. Selain itu, masyarakat menghias kapal-kapal untuk memeriahkan tradisi ini.
  3. Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara: Iraw Tengkayu adalah tradisi untuk membuat dan melepaskan perahu kecil yang diberi sesaji ke laut. Tradisi ini bertujuan untuk menghormati laut sebagai sumber mata pencaharian dan meminta keselamatan kepada para pelaut.

Contoh tradisi maritim lainnya di Indonesia meliputi:

  • Festival dayung perahu tradisional di Lamongan
  • Tradisi perahu bidar di Palembang
  • Tradisi sandeq di Kabupaten Majene
  • Tradisi pacu jalur tradisional di Riau

Tidak hanya tradisi maritimnya yang beragam, Indonesia juga memiliki bentuk kapal yang khas. Hal ini membuktikan bahwa teknologi pelayaran Indonesia sudah maju sejak dahulu. Salah satu contohnya adalah kapal pinisi dari Sulawesi Selatan yang dibuat dengan rancangan khas, diwariskan turun-temurun, dan telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya takbenda.


Latihan Soal: Pertanyaan Isian

Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!

  1. Kata agrarius berasal dari bahasa yang berarti segala sesuatu yang berhubungan dengan...
  2. Masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada laut dan hasil laut disebut masyarakat...
  3. Alasan utama Indonesia disebut sebagai negara agraris dan maritim adalah karena bentuk alam dan letak wilayahnya yang berupa negara... serta memiliki lahan pertanian yang luas.
  4. Prasasti yang menceritakan tentang pembangunan irigasi oleh Raja Mulawarman dari Kerajaan Tarumanegara adalah Prasasti...
  5. Tradisi masyarakat agraris dari Suku Batak yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas panen dan memohon kesuburan tanah disebut tradisi...
  6. Puncak dari Upacara Seren Taun oleh Suku Sunda biasanya ditandai dengan kegiatan menumbuk...
  7. Tradisi Wiwitan pada masyarakat Jawa biasanya dilaksanakan pada saat... panen padi.
  8. Salah satu bukti sejarah berupa relief di Candi... membuktikan bahwa bangsa Indonesia telah menjadi pelaut handal dan berlayar sejak zaman dahulu.
  9. Tradisi melarung jolen atau sesaji ke laut sebagai wujud syukur atas hasil laut di Cilacap dikenal dengan nama...
  10. Kapal tradisional khas dari Sulawesi Selatan yang rancangannya diwariskan turun-temurun dan diakui UNESCO sebagai warisan budaya takbenda adalah kapal...

Berbagi

Postingan Terkait

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?